Robot cerdas menjadi metamorfosis, pria itu menghilang

Fisikawan Michio Kaku percaya bahwa di masa depan robot akan menjadi lebih cerdas dan berbahaya bagi kehidupan manusia. Dia juga menyarankan menggunakan chip di bagian otak robot pintar untuk menghentikan upaya jahat.

“Saya pikir kita harus meletakkan chip di otak mereka (robot) untuk menghentikan mereka segera jika mereka memiliki pikiran untuk membunuh,” katanya, seperti dikutip oleh situs web Daily Mail pada hari Minggu, 25 Februari 2018.

Kaku menambahkan bahwa jika robot menjadi pintar seperti tikus, maka mereka akan lebih pintar dari kucing, anjing, dan monyet.

Menurutnya, bukan tidak mungkin, jika robot mencapai tingkat kecerdasan tertentu, mereka akan menggantikan manusia. Kemungkinan terburuk, Kaku ingat, adalah bahwa robot dapat menghindari sistem keamanan yang paling canggih.

“Kedengarannya sangat aneh bagi sebagian orang, tetapi pikirkan tentang orang-orang masa depan (bukan kami) yang akan menentukan seberapa jauh mereka berubah untuk menghadapi robot superintelligent,” jelasnya.

Dia juga yakin bahwa dalam seratus ribu tahun orang harus memutuskan apakah mereka ingin bersaing dengan robot dengan kecerdasan super.

Kaku mengatakan bahwa kemungkinan yang dilakukan manusia adalah mengubah diri genetika, meskipun tetap sama dari luar.

Sementara itu, para ilmuwan yang mempelajari teori masa depan atau futurisme menggambarkan Ian Pearson, juga teori yang mirip dengan apa yang dibicarakan Kaku.

Dia mengatakan dengan penuh semangat bahwa di masa depan, kecerdasan buatan (AI) akan menjadi miliaran orang lebih pintar dari manusia.

Cara manusia untuk bertahan hidup adalah dengan menghubungkan otak dengan AI, sehingga mereka memiliki IQ yang sama dengan robot super.

“Kurasa itu tidak aman, seperti Elon Musk, yang membuat robot super, jadi kita bahkan tidak perlu melakukan hal yang sama di otak kita, itu mengerikan,” Pearson menjelaskan.